Inilah Ciri Investasi Emas Bodong yang Harus Anda Waspadai!

Sumber gambar pixabay

Investasi Emas, Pilihan Mengamankan Keuangan yang Banyak Diminati

Investasi emas sekarang ini adalah instrumen yang banyak diminati. Bahkan, setiap tahunnya jumlahnya ikut bertambah. Apalagi, setelah pegadaian menyediakan tabungan emas yang memudahkan masyarakat mulai menabung emas dengan nominal yang kecil. Bila dulu menyimpan emas dengan dana yang kecil hanya dapat dilakukan dengan membeli perhiasan dengan ukuran 0,5 gram, sekarang ini, Anda bisa membeli emas dengan nominal di bawah Rp 10 ribuan.

 

Emas Bodong, Tawaran Menggiurkan yang Menyesatkan

Sayangnya, tingginya minat masyarakat ini banyak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan dengan menawarkan emas bodong. Beragam iming-iming tak masuk akal pun dilancarkan, agar mereka bisa meraup banyak keuntungan. Namun, bukan mendapatkan banyak keuntungan, emas bodong ini malah bisa menimbulkan masalah baru bagi keuangan Anda. Agar tak menjadi korban penipuan, berikut beberapa ciri-ciri penawaran emas bodong yang harus Anda waspadai, antara lain:

  1. Keuntungan tinggi namun tidak dibarengi dengan risiko.
    Emas memang cukup menjanjikan jika dijadikan sebagai pengaman keuangan di masa depan. Emas menawarkan keuntungan yang tinggi serta memiliki risiko yang rendah. Pada dasarnya, emas cocok untuk tabungan jangka panjang. Namun, jika Anda ditawari keuntungan yang tinggi, dan bisa dicairkan dalam waktu dekat, bahkan tidak dibarengi dengan risiko, hal tersebut tidak masuk akal dan patut Anda pertanyakan. Umumnya, keuntungan yang tinggi akan terasa jika sudah menyimpan emas selama lebih dari 5 tahun.
  2. Tidak mempunyai legalitas yang jelas. Legalitas adalah hal utama yang harus Anda cermati dengan baik, sebelum memilih instansi keuangan untuk investment. Hal tersebut penting untuk menjamin hak dan keamanan Anda di masa mendatang. Biasanya, emas bodong tidak mempunyai legalitas. Jika Anda ditunjukkan legalitas dari perusahaan tersebut, umumnya legalitas tersebut palsu. Perusahaan yang tidak memiliki legalitas yang jelas dari OJK rentan dengan berbagai macam pelanggaran, termasuk kegiatan merugikan pihak lain yang bekerjasama dengan mereka.
  3. Dana dikelola dengan tidak masuk akal. Praktiknya, perusahaan emas bodong akan memaparkan berbagai rencana yang kurang masuk akal agar bisa menghasilkan keuntungan yang besar, seperti perusahaan membuat aturan main yang menggiurkan sehingga investor akan tertarik untuk bergabung. Padahal, pengelolaan ini bersifat mengumpulkan uang dalam waktu cepat, seperti dalam skema ponzi. Pembayaran keuntungan akan dilakukan dari uang mereka sendiri, atau dibayar oleh investor berikutnya, bukan perusahaan yang melakukan operasi investment ini.
  4. Tidak adanya biaya administrasi. Sama seperti tabungan bodong lainnya, emas bodong ini akan memiliki berbagai aturan yang kurang jelas, termasuk pada biaya administrasi. Anda akan diminta membayar biaya di depan bahkan sebelum pencairan hasil investment pertama. Bila sudah dibayarkan, hal tersebut akan memikat Anda pada peraturan yang menyesatkan.

Pilih dengan Hati-hati

Sebenarnya, jika ingin lebih aman, Anda bisa melakukan investasi emas yang lebih jelas seperti emas batangan atau perhiasan. Untuk emas batangan, bentuk ini sekarang banyak dipilih dan menjadi pertimbangan tersendiri bagi mereka yang ingin mengamankan keuangan dengan menggunakan emas. Emas batangan dianggap sebagai bentuk ideal, selain itu kemurnian emas juga terjamin karena tiap pembelian disertai dengan sertifikat. Selain emas batangan, ada pula perhiasan. Emas ini lebih mudah diperoleh, bila dibandingkan dengan bentuk batangan. Selain itu ada banyak toko emas yang menjualnya. Toko-toko tersebut sangat mudah ditemukan, bahkan tidak perlu jauh-jauh pergi ke kota untuk melakukan pembelian.

Inidia Pilihan Investasi Jangka Panjang yang Ramai Penggemar

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *