Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hindari 5 Kesalahan Berikut dalam Menjalankan Bisnis Online

Hindarilah Kesalahan-Kesalahan Ini Ketika Anda Menjalankan Bisnis Online

Sebagai seorang yang baru menjalankan bisnis online, pasti Anda menginginkan bisnis Anda berjalan dengan lancar dan terus mengalami peningkatan. Akan tetapi, untuk mengembangkan bisnis tersebut bukanlah perkara mudah, ada banyak hal yang wajib Anda ketahui dan terapkan dalam bisnis Anda.

Sumber pixabay

Salah satu cara yang tepat yaitu dengan menghindari berbagai kesalahan yang kerap terjadi ketika menjalankan bisnis secara online. Berikut ini beberapa kesalahan yang biasanya sering dialami oleh pembisnis online, diantaranya:

Kurang Memaksimalkan Media Promosi Online

Kesalahan pertama yang kerap dialami oleh pembisnis online yaitu kurang memaksimalkan media promosi yang tersedia secara online. Pasalnya, kebanyakan penjual online pemula hanya memasarkan produk mereka di salah satu media sosial saja.

Hal ini menyebabkan kesempatan untuk mendapatkan pelanggan sangat terbatas. Sehingga sebaiknya Anda gunakan dan manfaatkan berbagai fitur bisnis yang tersedia di berbagai media sosial.

Selain melalui media sosial, sebaiknya Anda juga memasarkan produk Anda di berbagai marketplace yang terbesar di Indonesia. Hal ini terbukti sangat efektif untuk meningkatkan penjualan produk Anda.

Layanan Pelanggan Kurang Responsif dan Pilihan Kontak Sangat Terbatas
Kesalahan lainnya yang juga kerap dilakukan oleh penjual online pemula yaitu mengabaikan masalah layanan pelanggan. Kesalahan yang sering dialami yaitu kurang sabar dalam menanggapi pelanggan.

Selain itu, biasanya jumlah alternatif kontak yang bisa dihubungi oleh pelanggan sangat terbatas. Sehingga, sebaiknya sediakan berbagai pilihan kontak seperti email, whatsapps, live chat, line, pin BBM, nomor telepon dan lainnya secara lengkap.

Terlalu Sering Posting Produk Jualan
Mungkin sebagian dari Anda mengira bahwa terlalu sering memposting produk dapat meningkatkan penjualan. Namun, pada kenyataannya malah sebaliknya, banyak pelanggan yang malah terganggu dengan postingan tersebut.

Baca Juga :  Inilah Ciri Investasi Emas Bodong yang Harus Anda Waspadai!

Sehingga, agar promosi Anda maksimal sebaiknya cukup posting maksimal 3 sampai 5 produk saja dalam sehari. Selain itu, Anda juga bisa selingi dengan membagikan konten berupa tips dan trik yang bermanfaat, yang secara tidak langsung juga dapat bisa menarik orang lain untuk membeli jualan Anda.

Membeli Barang yang Terlalu Banyak untuk Jualan
Sebagai pembisnis online pemula yang hanya memiliki sedikit pelanggan dan belum begitu dikenal, sebaiknya jangan terlalu banyak membeli barang untuk jualan. Pasalnya, apabila Anda menyetok barang yang terlalu berlebihan, memungkinkan adanya sisa barang yang belum laku yang mengendap.

Promosi Menggunakan Akun Pribadi dan Kurang Konsisten
Selain beberapa kesalahan di atas, beberapa kesalahan yang membuat jualan Anda tidak profesional yaitu menggunakan akun pribadi untuk jualan online. Kasus tersebut sering dijumpai pada penjual online yang baru memulai usahanya.

Selain itu, hal lainnya yang juga dapat memberikan kesan bahwa bisnis Anda tidak profesional yaitu kurang adanya konsistensi dalam melakukan promosi.

Apabila Anda sedang semangat jualan online maka promosi kerap dilakukan, namun apabila Anda sedang malas jualan tidak ada promosi sama sekali. Kesalahan ini biasanya juga kerap dialami penjual online pemula.

5 Daftar Barang yang Paling Menguntungkan untuk Bisnis Online

Nah, itulah beberapa kesalahan yang wajib Anda hindari selama menjalankan bisnis secara online. Beberapa kesalahan tersebut ternyata paling sering dilakukan oleh pembisnis online yang masih pemula.

Selain itu, semoga penjelasan tersebut bermanfaat dan bisa menjadi pelajaran yang berharga, terutama bagi Anda yang ingin mencoba menjalankan bisnis online ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *